UNSUR BERITA
5W 1H
What (Apa)
Apa yang terjadi, peristiwa apa, acara apa, kejadian apa?
Where (Dimana)
Di mana hal itu terjadi, lokasi, tempat, TKP di mana?
When (Kapan)
Kapan peristiwa itu terjadi, waktu kejadian, hari tanggal dan jika perlu jamnya?
Who (Siapa)
Siapa yang terlibat dalam kejadian itu, siapa pelakunya, siapa korbannya, siapa saksinya, siapa yang melakukan?
Why (Kenapa)
Kenapa hal itu terjadi, latar belakang, tujuan, penyebab, pemicu.
How (Bagaimana)
Bagaimana peristiwa itu terjadi, proses, detail kejadian, kronologis, suasana acara.
Rumus 5W1H yang juga dikenal dengan sebutan interogative word ini biasa digunakan secara ketat dalam penulisan berita langsung (straight news).
Sebelum menulis berita, wartawan harus mengumpulkan data yang memenuhi unsur 5W1H.
Kode Etik Menulis Berita
Penulisan berita harus menaati Kode Etik Jurnalistik. Etika penulisan berita antara lain:
Faktual. Nyata terjadi, benar terjadi, tidak bohong, bukan karangan, bukan hoax.
Akurat. Pastikan kebenarannya. Lakukan verifikasi, konfirmasi, cek dan cek ulang (check and recheck).
Berimbang. Cover both side, balance, jika memberikana dua pihak yang berselisih atau berseteru.
Hindari Opini. Jangan beropini dalam menulis berita. Laporkan saja “apa adanya”, tanpa tambahan opini subjektif pribadi.
Kode etik jurnalistik menyebutkan: jangan campuradukkan fakta dan opini!
5W 1H
What (Apa)
Apa yang terjadi, peristiwa apa, acara apa, kejadian apa?
Where (Dimana)
Di mana hal itu terjadi, lokasi, tempat, TKP di mana?
When (Kapan)
Kapan peristiwa itu terjadi, waktu kejadian, hari tanggal dan jika perlu jamnya?
Who (Siapa)
Siapa yang terlibat dalam kejadian itu, siapa pelakunya, siapa korbannya, siapa saksinya, siapa yang melakukan?
Why (Kenapa)
Kenapa hal itu terjadi, latar belakang, tujuan, penyebab, pemicu.
How (Bagaimana)
Bagaimana peristiwa itu terjadi, proses, detail kejadian, kronologis, suasana acara.
Rumus 5W1H yang juga dikenal dengan sebutan interogative word ini biasa digunakan secara ketat dalam penulisan berita langsung (straight news).
Sebelum menulis berita, wartawan harus mengumpulkan data yang memenuhi unsur 5W1H.
Kode Etik Menulis Berita
Penulisan berita harus menaati Kode Etik Jurnalistik. Etika penulisan berita antara lain:
Faktual. Nyata terjadi, benar terjadi, tidak bohong, bukan karangan, bukan hoax.
Akurat. Pastikan kebenarannya. Lakukan verifikasi, konfirmasi, cek dan cek ulang (check and recheck).
Berimbang. Cover both side, balance, jika memberikana dua pihak yang berselisih atau berseteru.
Hindari Opini. Jangan beropini dalam menulis berita. Laporkan saja “apa adanya”, tanpa tambahan opini subjektif pribadi.
Kode etik jurnalistik menyebutkan: jangan campuradukkan fakta dan opini!
Comments
Post a Comment